Saturday, December 10, 2011

Lesson About Marriage

Menikahlah karena kamu mencintai seseorang yang juga mencintaimu seperti kamu mencintainya.  Bukan karena alasan-alasan yang lain.

Menikahlah karena Allah, dengan niat beribadah kepadaNya.  Karena menikah itu adalah symbol keEsaan Tuhan.  Penyatuan dua jiwa dan raga untuk saling mengasihi dan menyayangi, saling bahu membahu, tolong menolong dalam upaya meringankan dan memperindah kehidupan.

Untuk pria, menikahlah dengan wanita yang mengasihimu, yang memuliakan dirimu, yang dengan segala upayanya mendampingi , serta memiliki niat baik ingin membahagiakan dirimu.  Yang sehat jiwa dan raganya, yang manis rupa serta ahlaknya, dan yang baik agamanya.

Untuk wanita, menikahlah dengan pria yang kau cintai.  Cintai dia karena rupanya, ahlaknya, perlakuan lemah lembutnya terhadapmu, penghormatannya kepadamu, perlindungan dan pengayomannya kepadamu juga anak-anakmu.

Jika sudah menentukan pilihan siapa yang kamu nikahi, maka tetaplah berpegang pada janji kesetiaanmu padanya apapun permasalahan yang terjadi.

Jangan pernah tinggalkan istrimu apalagi anakmu, sungguh tak ada yang lebih buruk daripada menyakiti hati mereka berdua.

Friday, December 9, 2011

Soup Cream Kentang


Hi..Coba resep baru yuuk..

Ringkasan:
Kentang yang lembut gurih membuat sup ini makin enak dinikmati hangat-hangat. Di saat tubuh kurang sehat, sup ini bisa jadi pembangkit selera. Taburan keju dan keripik kentang melengkapi kelezatannya.

Bahan masakan:
• 500 g kentang, kupas, potong-potong
• 1 sdm mentega
• 1 siung bawang putih, cincang
• 20 g bawang bombay cincang
• 250 ml susu segar
• 250 ml kaldu ayam
• 2 sdm krim segar
• 1/2 sdt merica bubuk
• 1 lembar bay leaf
• 1 sdt garam
• Pelengkap:
• Keju Cheddar parut
• Bread Stick
• Keripik Kentang

Cara memasak:
1. Rebus kentang hingga empuk. Tiriskan.
2. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu.
3. Masukkan kentang rebus. Aduk hingga rata. Angkat.
4. Tuang ke dalam mangkuk blender.
5. Tambahkan susu. Proses hingga lembut.
6. Tuang ke dalam panci. Tambahkan bahan lainnya.
7. Didihkan, lalu angkat.
8. Sajikan dengan Pelengkapnya.

Proyek Pribadi Hari ini:

DAMAI WALAU DIREMEHKAN

Sahabatku yang baik hatinya, niatkanlah ini …

Tuhanku Yang Maha Berkuasa,

Aku tahu bahwa tak ada apa dan siapa pun yang bisa merendahkanku,  jika Engkau berkehendak meninggikanku, dan demikian juga jika Engkau ingin merendahkanku.

Sesungguhnya ketinggian derajatku  ditentukan oleh kebeningan hatiku, kejernihan pikiranku, dan keindahan perilakuku.

Dan aku mengerti,  bahwa orang yang meremehkanku itu - Engkau kirim untuk menguji keberserahanku kepadaMu.

Karena, jika aku masih berharap kepada selainMu, aku akan marah dan kecil hati karena seolah ada orang yang bisa merendahkanku tanpa ijinMu.

Aku mencintaiMu, berharap hanya kepadaMu, dan sepenuhnya berserah kepadaMu, maka aku mohon Engkau memberhasilkan aku hari ini untuk menjadi pribadi yang tetap damai walau diremehkan.

Aku hidup dalam rencana Tuhan. Aku tidak remeh.

Aamiin


Cobaan Persahabatan

Aku memiliki kelompok pertemanan baru disekolah anakku terdiri dari delapan orang ibu-ibu muda.  Sebut saja dengan nama anak-anak mereka, mah fani, mah zalva, mah farel, mah najla, mah fatton, mah rafly dan saya sendiri mah Darren.

Semenjak saya bergabung dengan mereka, ada berbagai macam hal yang saya pelajari, yaitu karakter mereka masing-masing, dan juga kekompakan mereka dalam berbagai hal.  Umumnya mereka adalah ibu-ibu muda yang baik dan perhatian serta saling mendukung satu sama lain.  Hingga ada salah seorang dari mereka yang merasa bahwa semenjak aku bergabung kedalam grup mereka, aku menjadi penyebab perpecahan mereka.

Iya bloggers, ada salah satu ibu muda yang semula sangat dekat dengan kelompokku tiba-tiba mulai terusik dengan kehadiranku yang entah apa alasannya hingga ia merasa bahwa semenjak kehadiranku di groupnya, kami semakin sering pergi-pergian keluar.  Makan-makan bersama, jalan-jalan dan berbelanja bersama.  Sementara ia merasa tersisihkan dan menganggap kami  jarang bisa mengajaknya.  Padahal tidak seperti itu yang terjadi.  Itu baru satu contoh kasus.

Pada akhirnya dia sendiri yang keluar dari kelompok kami, karena merasa tidak cocok lagi bergaul dengan kami yang mungkin menurutnya mulai berlebihan.  Yah mungkin ada benarnya, tapi hey jangan salahkan aku sebagai penyebab ketidaknyamanan itu dong bu..aku kan hanya pendatang baru yang memang punya banyak waktu luang untuk bisa diajak kemanapun kalian mau.  Kalian sendiri yang mengajakku untuk senam, lari pagi, makan-makan, jalan-jalan dan shopping, aku sih hayuk aja diajak kalian.  Oke..tidak apa-apa jika si ibu yang satu ini keluar dari kelompok kita ya sudah itu haknya dia, yang jelas kami jadi mengerti bahwa ada seseorang yang sifatnya seperti itu.   Kasus selesai.

Kemudian tak lama setelah kejadian itu, ada lagi hal lain yang mengguncang persahabatan kami.  Suatu hari aku berniat baik mengundang teman-teman baikku makan bakso semar atas traktiranku.  Salah seorang ibu yang usianya sudah jauh melampaui kami, sudah berangkat duluan dengan anak-anak kami ke tempat makan yang semula sudah kami tentukan sebelumnya.  Pada saatnya kami hendak berangkat tiba-tiba mood salah seorang ibu berubah dan mulai rewel untuk merubah tujuan.  Karena kerewelannya itu yang lain jadi ikut-ikutan berubah mood juga.  Sehingga memaksaku untuk menuruti kemauan mereka untuk berpindah tempat.  Salah seorang ibu menghubungi ibu yang usianya lebih tua itu dengan nada kesal untuk membawa anak-anaknya ke tempat lain.  Dan akupun menengahi suasana dengan berusaha menjaga perasaan si ibu yang sudah tiba duluan ini dengan kata-kata sopan dan halus untuk datang ke tempat tujuan baru kami.

Singkat cerita, ketika si ibu yang lebih tua ini datang, dia terlihat marah sekali.  Aduh hatiku pun merasa tak enak.  Bukan apa-apa, aku bisa memahami perasaannya.  Dia merasa tidak dianggap sama sekali sebagai orang yang lebih tua.  Benar saja, sampai disana ia lebih memilih duduk sendirian,dan tidak mau dibayarkan olehku.  Ya tuhan..apalagi ini?  Singkat cerita keadaan ini berlarut-larut hingga menyebabkan pertemanan kami goyah bloggers.  Aku dan teman-temanku yang lain dicuekin, padahal aku sudah meminta maaf pada kedua orang yang sama sama tersinggungnya dengan kami.  

 Bukan hanya aku yang dimusuhi tapi kedua ibu yg lain pun sama.  Aku memutuskan untuk mendiamkan keadaan itu dengan harapan semua akan baik dengan sendirinya.  Tapi salah satu temanku tidak terima dengan keadaan itu.  Ia berani berkata jujur pada kedua orang yang telah menyebabkan pertemanan kita menjadi tidak harmonis.  Hingga akhirnya kita saling berbicara apa yang menjadi sebab permasalahannya.    Aku tidak ridha juga sebenarnya selalu menjadi kambing hitam yang dipersalahkan.  Padahal niatku baik.

Setelah kejadian itu masing-masing pihak saling berpikir dan mungkin mereka menemukan titik terang bahwa aku memang tidak salah.  Adanya aku hanya ingin menjadi penengah bagi siapapun.  Karena aku merasa akulah yang lebih dewasa ketimbang ibu-ibu muda yang lain.  Dan pada akhirnya mereka pun mulai berpikir untuk bertindak lebih dewasa kedepannya. 

Yah namanya juga pertemanan dan persahabatan terkadang ada juga cobaan-cobaannya.  Dan ujian-ujian tersebut adalah untuk mendewasakan individu-individu yang terlibat didalamnya.  Belajar saling mengenal karakter teman kita, menerima dirinya apa adanya, belajar untuk bertoleransi dan mengesampingkan ego masing-masing untuk memperkuat ikatan persahabatan. 

Pelajaran bagiku sendiri adalah, aku berusaha untuk menahan mulutku untuk tidak membuka kesalahan teman2ku satu sama lain.  Aku tidak mau menjadi orang yang suka mengadu domba teman sendiri.  Terkadang ujian terberat adalah ikut-ikutan.   Ketika seorang teman mengompori atau mengatakan sebuah kejelekan kita pada teman yang lain kita ikut-ikutan menyalahkannya.  Dan hal ini yang masih harus aku pelajari.  Belajar untuk mengunci mulutku dan juga pendengaranku. 

Biarlah orang lain yang mengatakan apapun, tapi tidak denganku..InsyaAllah..akan aku usahakan untuk menjaga kedua hal ini.

Thursday, December 8, 2011

Have you ever been dumped?

I mean DUMPED. Have you ever been in a relationship with someone who just suddenly decided, for reasons you will never understand, that he had to leave?  It can be one of the most heart-wrenching things a person could ever face.

Being dumped slams you right in the middle of your self-esteem   It makes you question everything about yourself.  The worst part is that without any reason why he left, you always feel like it was YOUR fault.  That's NOT fair!

But there is always a reason why a man leaves. The trick lies in figuring out what the reasons were.  He might not tell you this. Maybe he's not sure, or he just doesn't want to talk about it.  That's why WE are going to talk about it. Right now.

REASON #1: HE WAS UNHAPPY.

Every relationship goes through that phase after the honeymoon is over. You know the one!  At first you are so happy that you can't stop smiling. You are walking on air. You want to learn everything you can about the new love of your life.  But fast-forward a few months, and those endearing quirks are now getting on your nerves.

Those in relationships that last will simply accept this. It is a sign that you are moving forward into a more fulfilling place. You are finding the not-so-sweet side of your partner.  If you can accept those things, you can move forward into a healthy place.

But some men cling to the honeymoon phase. They want it to be good, very good, all the time. When they run into the first roadblock, they get unhappy.  They think that by removing themselves from the relationship, they will be happy again.

They might be. That means they did the right thing.  But they might not be - which means they will probably want to come back.

REASON #2: HE GOT SCARED.

It isn't just brides at the altar who get cold feet. Sometimes people get scared long before they get there!  Most men are not ready to commit. They might WANT to commit, and they might give it a good try, but deep down they are too scared to take it to the next level.

So when things start to get serious, they back off. When things start to seem like they might last long term, they get scared.  They WANT to commit. They just don't know HOW to commit.  Moving away from things that scare us is human nature. Men get scared, and they want to leave.

REASON #3: HE HATES PRESSURE.

Men hate being told what to do.  For a man, being told what to do equals pressure. It means they are no longer in charge of their own lives.  That will make them push back against the pressure, and refuse to do what you want them to do.  If they are going to do something, they want to feel as though it was THEIR idea!

Women go into relationships looking for the fairy tale. They want to have the commitment, the marriage, the kids and the white picket fence.  Men go into relationships looking to change as little about their lives as possible.  So when we want something, we might ask for it. Over and over. Women see this as reasonable, but men see it as – you guessed it! - nagging.  He eventually wants to get rid of the pressure. The only way he sees to do that is to leave.

REASON #4: HE HATES OUTSIDE INFLUENCES.

This is a really sad reason for a relationship to end, but it happens all the time.  He might love you. He might adore you like he has never adored anyone else. He might even want to spend the rest of his life with you.  But there is someone in your life - maybe a sibling, or your mother, or a best friend - that he simply cannot STAND.

In a perfect world, everyone would get along. Everyone would see how happy you are and manage to be nice to each other, no matter what they thought about the people around you.  But the world is not perfect. Even if your man goes above and beyond to please, and even if your family members and friends try VERY hard, they still might not be able to get along.  And that can spell true disaster.

A man knows when he is not wanted. He knows where he is not welcome.  man will try to get out of a situation that makes everyone uncomfortable. Wouldn't you do the same if the tables were turned?

REASON #5: HE WANTS TO LOOK ELSEWHERE.

Sometimes a man wants to see what else is out there. It hurts worse than any of the other reasons, and he knows that -so that's why he doesn't tell you truth.  What is the truth? It's this:

He was looking for something that he simply didn't find with you. He is still searching for THE ONE and he doesn't think you are that person.  Here's more truth:

Just because he wants something different does NOT mean there is anything wrong with you!  In fact - though it might be hard to see it at the time - this guy has done you a favor. He has set you free to find a man who truly wants YOU.  There is a perfect someone out there for you. You are now free to find him!

UNDERSTAND AND MOVE ON

Not knowing the reasons for a breakup can hold you back. You might be afraid to give it another shot.  It is like riding a horse.  One day you might get thrown from the saddle. The tumble hurts. It scares you. That was a long way down!

But the best way to overcome the fear is to get right back on the horse. But before you do, ask yourself what happened.  Were you too hard on the reins?  Was there something on the ground that scared your horse?  What happened to cause the tumble?

Once you know, you can fix it. You can get back on the horse with a wiser perspective.  This time, you will keep your seat. This time, you will be okay.  Relationships are the same way. You have to understand why you got thrown from the saddle. You have to see the reasons WHY he left before you can let it go.

When you see the reasons why, then you can let go of the idea that it was YOUR fault.   And you will believe me when I say: It was NOT your fault!  There is a man out there who wants to be with you. There is a man in this world who will give you all of his heart and fall madly in love with you.

That man will not leave! It's time to get out there and find him.

Ibu Rumah Tangga Adalah Karir Yang Paling Mulia

Pak Mario, saya lulusan S2 tapi saya hanya Ibu Rumah Tangga.

Orang tua dan rekan-rekan saya menyayangkan pendidikan saya hanya untuk mengurus suami dan anak-anak.

Saya ingin bangga dengan pilihan saya untuk menjadi Ibu Rumah Tangga.
Mohon pencerahannya.

Ibu dan wanita yang baik hatinya - di seluruh dunia,

Ibu Rumah Tangga adalah karir yang paling mulia.

Semua pribadi besar dalam kehidupan ini adalah hasil dari karir ibunda mereka.

Jika saya nanti mulai berhasil, Ibu Sitti Marwiyah - Ibunda saya, adalah pemilik keberhasilan saya, bersama istri saya, yang juga memiliki keberhasilan anak-anak kami.

Saya sangat bangga memiliki Ibu Linna sebagai istri dan ibu dari anak-anak saya, yang menggunakan pendidikannya yang tinggi sebagai penguat kehidupan keluarga, sebagai senjata rahasia saya, dan sebagai Super Mom bagi Audrey dan Marco.

Sekali lagi,

Ibu Rumah Tangga adalah karir yang paling mulia.

Mario Teguh - Loving my mom and my wife forever

Wednesday, December 7, 2011

Treat My Mom At Hanamasa..Her Birthday!


Tetap terlihat cantikkan meski sedang makan? hahaha..eating is my hobby!:-)

40 Keistimewaan Wanita Menurut Islam

Aku dapat link bagus tentang keistimewaan wanita menurut Islam..coba dibaca ya..40 Keistimewaan Wanita Menurut Islam

Tuesday, December 6, 2011

Fun Bubble Bath!

Taken  a bubble bath at Mulia Hotel;) What?? oh..you cannot see me! :-)

If There Ever Comes A Day..

A Wife

When you have a secret, she will keep it; when you need advice, she will give you the best advice. She will always be with you: when you wake up in the morning the first thing your eyes will see will be hers; during the day, she will be with you, if for a moment she is not with you by her physical body, she will be thinking of you, praying for you with all her heart, mind, and soul; when you go to sleep at night, the last thing your eyes will see will be her; and when you are asleep you will still see her in your dreams. In short, she will be your whole world and you will be her whole world.

Sunday, December 4, 2011

Proyek Pribadi Hari Ini:

MENJADI PRIBADI YANG TEGAS MENCINTAI DENGAN SEUTUHNYA

Sahabatku yang baik hatinya, di pagi yang indah ini, sampaikanlah …

Tuhanku Yang Maha Penyayang,

Aku tak ingin lagi bermain-main atau tertipu dengan cinta yang setengah-setengah.

Aku letih mengharapkan kebahagiaan dari yang katanya cinta tapi tak menghormatiku, dari yang katanya kesetiaan tapi mengkhianatiku, dan dari yang katanya perhatian tapi menelantarkanku.

Kuatkanlah aku untuk menegaskan diri terhadap orang-orang yang palsu, untuk menjauhi mereka bagi kedamaianku, dan membebaskan diriku bagi jiwa yang mampu untuk mencintaiku dengan seutuhnya.

Wahai Yang Maha Cinta,

Jadikanlah aku pribadi yang tegas mencintai dengan seutuhnya, agar Kau hadiahkan kepadaku belahan jiwa yang mencintaiku dengan seutuhnya.

Aamiin

Saturday, December 3, 2011

Masihkah Aku Menginginkan Hal-hal Duniawi?

Aku mendapatkan sebuah pertanyaan sekilas saat hendak shalat Isya, masihkah aku menginginkan hal-hal duniawi? 

Pagi Ini, aku mendapati sebuah sharing mengenai apa yang bakal terjadi di tahun 2012.  Sebuah peringatan mengenai kejadian huru-hara yang diperkirakan akan terjadi di tahun depan yang mengakibatkan 2/3 manusia dimuka bumi hilang, dan yang 1/3 lainnya hidup dengan berat.  Terus terang hal ini membuat bulu kudukku berdiri.  Pertanyaannya adalah, jika itu benar akan terjadi..apa yang akan Anda lakukan mengenai hal ini? Atau usaha apakah yang akan Anda lakukan untuk mempersiapkan diri Anda pabila tahun depan adalah akhir dari kehidupan kita?

Soal kiamat atau istilah inggrisnya 'The End of Day' itu murni hanya Allah yang Maha Mengetahui, tapi jika ramalan yang mengatakan 2/3 umat manusia akan lenyap, itu sama artinya dengan kiamat kecil.  Akankah kita beruntung menjadi golongan manusia yang selamat? Ataukah kita menghadapi kematian kita sendiri? Jika aku termasuk orang yang selamat, apakah aku harus bersyukur? ataukah aku harus menghadapi realita yang berat untuk hidup kedepannya yang kita tak tahu seperti apa.

Lalu apa yang harus dipersiapkan dari sekarang, jika memang hidup kita tak akan lama lagi?  Kalau menurut pendapatku pribadi, aku lebih memilih untuk bertaubat, mengusahakan hidup yang terbaik bagi diriku dan menyimpan tabungan kebaikan serta amal-amal sholeh selagi masih bisa.  Mengencangkan kewajiban shalatku, berzikir, tafakur, menyelesaikan kitab suci Al-Qur'an dsb.  Pokoknya hanya mengingat Allah, dan benar-benar memohon ampunanNya atas semua dosa-dosa.

Setelah mengetahui hal ini, apakah aku masih menginginkan hal-hal duniawi seperti menikah lagi, jalan-jalan keluar negeri? Well..yang namanya manusia tetap berharap dan ingin bermimpi selama nafas masih dikandung badan.  Tetapi, apalah artinya keinginan tersebut dibanding dengan sisa waktu yang sempit untuk bertaubat dan kembali mengingat Kebesaran Allah SWT?  Semua kenikmatan ini hanya seperti tipuan semata.  Padahal kehidupan yang abadi adalah kehidupan akhirat kelak.

Ya memang kita tidak boleh percaya begitu saja pada sebuah ramalan.  Tapi, berita yang aku dapatkan bukan sekedar ramalan..tapi dikutip dari Hadist Rasulullah SAW.  Rasulullah SAW telah memberi peringatan pada umatnya untuk segera melindungi diri kita dari sebuah peristiwa besar yang akan terjadi pada bulan Ramadhan yang jatuh pada hari Jumat.  Dan menurut keterangan, ketika bulan Ramadhan yang jatuh pada hari Jumat itu akan terjadi di tahun 2012.  Maka, marilah kita segera kembali kepada iman kita kepada Allah SWT.


Friday, December 2, 2011

Wedang Ronde Jahe

Ini salah satu cemilan favoriteku bloggers..Wedang Ronde Jahe.  Rasanya manis, hangat karena jahe serta gula merahnya, kemudian isinya yang chewy di mulut karena bola-bola ketannya yang mmmm...yummy banget deh. cocok untuk hidangan selingan dikala musim hujan yang dingin. Coba deh..


Pamer Saldo Di ATM..

Paling sebal lihat orang yang sengaja meninggalkan/ menaruh print saldo di atas atau disebelah mesin ATM.  Apa ya yang mereka pikirkan? apakah tidak bisa dibuang di keranjang sampah yang telah disediakan? Atau memang sengaja meninggalkannya supaya bisa dilihat orang lain berapa banyak saldo rekening bank Anda? hmm..ceroboh! Bagaimana jika tanda bukti tersebut disalahgunakan oleh pihak lain?


Shopping Moms..

Belanja bersama di Pasar Baru! seru lhoo..hihihi..tuh kan wajahnya pada berseri-seri jika sedang belanja..hehehe..anti stress ya buu..

Kami bertiga ibu-ibu dari sekolah anakku.  Saya, Metty, dan satu lagi yang disebelah kanan adalah Ria.  Kami bertiga paling cocok dalam hal hobby shopping.  Senangnya belanja di tempat-tempat yang murah meriah seperti pasar baru :)  Kunjungan yang pertama kali kami datangi adalah tempat makan!  Alasannya adalah harus mengisi energi penuh untuk memberi kekuatan pada kaki agar mau diajak jalan keliling-keliling dari lanti 6 hingga lantai paling bawah LG alias Lower Ground! hahaha..

Yang seru ketika kami berkunjung ke tempat lingerie dan pakaian tidur! Wah..kita bisa cekikikan tertawa membicarakan model pakaian tidur yang menurut kami paling kinky! hahaha..Dasar ibu-ibu centil, mereka senang bercanda tentang apa yang akan dipikirkan suami-suami mereka dirumah hihihi..konyol!  Yang paling aku suka adalah ketika kita melihat tas! Tak disengaja temanku menemukan sebuah tas cantik yang harganya diobral cuma Rp 50.000,- saja lho bloggers!  Tasnya lucuu sekali, warna-warni ada Pink fanta, kuning, ungu..wah saking bingungnya memilih, akhirnya aku beli saja ke empat warnanya itung-itung untuk di matchingkan dengan warna pakaian dan sepatuku hihihi..centil ih! Lumayanlah dari pada beli yang mahal mending beli Rp. 200.000 dapat empat warna lucu.

Kapan-kapan kita shopping lagi yuk buu.;)

Darren's Birthday Party

November, 18, 2006 was the day he was born..I post this a bit late. But I think this was a special moment for him on his first birthday party.




We're not inviting too many kids from school, only some closest friends with their moms..though it's a bit empty but the most important for me was my son's happiness.  He got so many gifts from his beloved friends, and that's enough..:) Thank you so much for attending Darren's party friends..

Proyek Pribadi Hari Ini:

MENJADI PRIBADI YANG LEBIH MUDAH DICINTAI

Sahabatku, di pagi yang cantik ini, sampaikanlah …

Tuhanku Yang Maha Lembut,

Aku mohon Engkau melucuti ketegangan yang ada di wajah ini, kegelisahan di hati ini, dan getar kekhawatiran dari tubuh ini, agar aku menjadi pribadi yang lebih siap untuk merayakan kegembiraan bersama keluarga dan sahabatku, dan tak melibatkan mereka untuk tenggelam dalam kesedihanku.

Ceriakanlah hati ini, renyahkanlah tawaku, lembutkanlah tutur dan perilakuku, cepatkanlah aku berterima kasih dan meminta maaf, dan sabarkanlah aku dengan kekurangan dan kelemahan sesamaku.

Semoga dengan yang kuniatkan ini, Engkau berkenan menjadikan aku jiwa kecintaan keluarga dan sesamaku

Aamiin

Saturday, November 26, 2011

Carilah Jalan Pulang Ke Hatiku..

Setelah berulang kali kamu menyakiti hatiku, kamu menghilang begitu saja ketika aku menunggu kabar darimu.

Kamulah yang membuat janji untuk datang ke kotaku, namun kamu jualah yang mengingkarinya.
Kamu buat aku menangis, sedih merasa diabaikan, ditinggalkan dan kini tanpa merasa malu kamu mengirim pesan kepadaku.  Apakah kamu pikir, hatiku terbuat dari kayu? kayu pun bisa patah jika dihentakkan.  Begitu sakit rasanya diperlakukan seperti ini.  Kamu tidak menghargai aku sebagai wanita.  Kamu mempermainkan perasaan jiwa yang sangat rapuh wahai teman.

Padahal selama ini, akulah yang berada disampingmu berusaha menjadi seseorang yang setia menemanimu dalam sepi, membantumu dikala kau sendiri,  menopang semua kelemahanmu.  Tapi apa yang kuterima? hanyalah kekecewaan, pengabaian, dan ketidaksetiaanmu.  Kamu sering menyakiti hatiku, dan tak pernah meminta maaf.  Aku selalu membukakan pintu maafku untukmu, dan menerimamu kembali.  Tapi apa yang kau lakukan padaku kemarin sungguh menyakitkan. 

Aku tak tahu apakah aku bisa membuka pintu hatiku untukmu lagi.  Aku tak tahu apakah semua ini berarti untuk dipertahankan jika yang kudapatkan adalah penderitaan demi penderitaan.  Aku menangis ketika aku menanti jawabanmu.  Aku menanti dengan penuh harap kabar darimu dan juga kedatanganmu.  Aku merasa ditinggalkan dan diabaikan..sungguh terlalu dirimu sayang.  

Aku mencoba untuk memahami dirimu, tapi kenyataannya rasa sakitku masih terasa.  Aku telah memaafkan dirimu tapi aku belum bisa membuka hatiku padamu saat ini.  Silakan lanjutkan kehidupanmu tanpa diriku, bukankah itu yang kamu inginkan? Tinggalkan aku sendiri seperti niatmu semula.  Kamu menganggap enteng perasaanku dan harga diriku.  Kamu menilai rendah aku.  Semua yang pernah kulakukan untukmu kamu anggap sebelah mata. 

Biarkan aku sendiri, pabila dirimu benar-benar mencintaiku carilah jalan pulang kepadaku apapun caranya.