Monday, March 11, 2013

How To Survive These Trials

The answers are in Surat Al-Kahf

Survival kit 1:

Good Companionship.

“ And keep thy soul content with those who call on their Lord morning and evening, seeking His Face, and llet not thine eyes pass beyond them, seeking the pomp and glitter of this life, no obey any whose heart we have permitted to neglect the remembrance of Us, one who follows his own desires, whose case has gone beyond all bounds.” (Surah Al-Kahf, verse 28)


Survival kit 2:

Knowing the truth of this world.


“Set forth to them the similitude of the life of this world.  It is like the rain which we send down from the skies.  The earth’s vegetation absorbs it, but soon it becomes dry stubble, which the winds do scatter.  It is (only) Allah who prevails over all things” (Surah Al-Kahf, verse 45)


Survival kit 3:

Humbleness.


“Moses said: “Thou wilt find me, if Allah so will, (truly) patient.  Nor shall disobey thee in aught.” (Surah Al-Kahf, verse 69)


Survival kit 4:

Sincerity


“Say: “I am but a man like yourself, (but) the inspiration has come to me, that your Allah is one Allah.  Whoever expects to meet his Lord, let him work righteousness, and, in the worship of his Lord, admit no one as partner.” (Surah Al-Kahf, verse 110)


Survival kit 5:

Calling to Allah.


“And recite (and teach) what has been revealed to thee of the book of thy Lord.  None can change His Words, and none wilt thou find as a refuge other than Him.” (Surah Al-Kahf, verse 27)

Survival kit 6:

Remembering the hereafter


“One day We shall remove the mountains, and thou wilt see the earth as a level stretch, and We shall gather them, all together, nor shall We leave out any one of them.  And they will be marshaled before thy Lord in ranks, ( with the announcement),  “Now have ye come to Us (bare) as We create you first aye, ye thought We shall not fulfil the appointment made to you to meet (Us).”  And the Book (of Deeds) will be placed (before you); and thou wilt see the sinful in great terror because of what is (recorded) therein, they will say, “Ah! Woe to us!” what a Book is this! It leaves out nothing small or great, but takes account thereof!” They will find all that they did, placed before them.  And not one will thy Lord treat with injustice.” (Surah Al-Kahf, verse 47-49)

Your Home Is Sacred

Where you live makes a big difference. Every little thing in your home influences you through its colors, shapes, textures, smells. Take a look around your home, - what can you change to transform your home into a place of communion

Sunday, March 10, 2013

Your Mind Is Like Your Bag

My bag, setiap hari sebagian besar dari kita membawa tas kerja dalam perjalanan pergi dan pulang kantor. Untuk kaum wanita,tas merupakan salah satu atribut penampilan yang penting. Waktu libur,cobalah bongkar semua isi tas kita.Ternyata kadang sepertiga atau separuh dari isi tas itu adalah barang2 yg sdh tidak kita perlukan: struk ATM yg sdh buram, bungkus tissue,agenda/buku yg jarang dibaca,sekumpulan uang logam yg kotor, pen yg sdh macet, kumpulan tagihan kartu kredit bulan2 lalu, kertas2 brosur kadaluarsa dsbnya. Meski mungkin ringan,tetapi umumnya barang2 yg tdk diperlukan itu terus menambah berat tas kita,sehingga kita sebaiknya menyortir & membuang brg2 yg tdk berguna yg membebani tas kita.

My Mind, kadang mirip dgn My Bag diatas, pikiran kita (tanpa disadari) selama ini sering kita bebani dgn hal2 yg tdk perlu : penyesalan masa lalu, kecewa, jengkel, iri, egois, kurang kooperatif, perasaan tdk puas atas kondisi yg terjadi, rendah diri, konflik keluarga dan sebagainya. Pikiran2 yg tdk perlu itu akan terus membebani perjalanan hidup kita, sehingga dampaknya raut wajah akan kelihatan suntuk, jutek, stress, hidup kurang nyaman, dan yg parah adalah kita akan membenci hal-hal yg tak sesuai dgn kemauan kita.

Yang harus kita lakukan terhadap My Mind adalah sama dgn apa yang kita lakukan dengan My Bag diatas. Sortir & buanglah segala beban pikiran yg tdk ada manfaatnya itu.

Ciptakan Positive Thinking di setiap pagi ketika kita bangun tidur.
Ǥơð Ɓ₤єƨƧ̷ Ɣ☺Ǚ
__._,_.___

Smber : milis komis

Where You Are

There are times
I swear I know you're here
When I forget about my fears
Feeling you my dear
Watchin over me
And my hope seeks
What the future will bring
When you wrap me in your wings
And take me:

[Chorus]
Where you are
Where you and I will breathe together
Once again
We'll be dancing in the moonlight
Just like we used to do
And you'll be smilin back at me
Only then will I be free
When I can be
Where you are

And I can see your face
Your kiss I still can taste
Not a memory erased
Oh, I see your star
Shining down on me
And I'd do anything
If I could just
Be right there:

[CHORUS] Then I will be free
So take me where you are
Now baby there were times when selfishly
I'm wishing that you are here with me
So I can wipe the tears away from your eyes
And make you see
That every night while you are dreamin
I'm here to guard you from a far
And anytime I feel alone
I close my eyes and dream of
Where you are
Where you and I can breathe together
(and we will breathe together baby)
Once again (oh, we'll be dancing in the moonlight)
We'll be dancin in the moonlight
Just like we used to do
And you'll be smilin back at me
(only then will I be free)
Then I will be free
Baby I still believe
Oh I've got to believe
I will touch you that sweet day
That you take me there Where you are
I still believe
Oh I've got to believe
I will touch you that sweet day
That you take me there
Where you are
Oh where you are
I've got to believe
I'll always be waiting here
That sweet day yeah
Only wanna be where you are
I still believe 
Jessica Simpsons feat Nick Lacey

Only Full Acceptance Can Bring You True Peace

Acceptance does not mean resignation. Accept to befriend and transform, instead of trying to fight and destroy

Saturday, March 9, 2013

Menggunting Dan Menempel

Hari Sabtu mengisi hari istirahat dengan acara menggunting dan menempel.  Yah masih belum bisa rapih sempurna tapi setidaknya tetap melatih gerak motoriknya supaya lebih baik lagi. Lumayanlah untuk tetap membuatnya sibuk di dalam rumah.







Friday, March 8, 2013

Happy Woman's Day

Happy Woman's Day..Let's celebrate our womanhood:)

Some say that a woman is for sleeping with
Long winter nights..
Some say that a woman is for play-like
Like a sexy dancer on a green harvest ground
To make her dance with nine-castanets…
Some say she is my spouse..
Some say she is the spiritual debt
That I carry around my neck
Some say; she’s the one who leavens my bread,
Some say; she’s one who gives my children birth…
She’s neither this nor that, not a sexy dancer, not a spouse, not a debt, none of that!
She is my arms and my legs and my head..
My mother, my wife, my sister, my lover-confidant
She is My Lifelong Bosom Friend...

~ Nazım Hikmet

Your Prayers Are Being Answered

Prayers are not like shopping lists with items that can be ticked off. If you remember that a prayer is a conversation with God, you will see God respond every day.

Listen..Listen..

Sekarang orang sepertinya jarang ada yang mau 'mendengarkan' ya.. Rata-rata orang jaman sekarang lebih memilih untuk didengarkan daripada mendengar.  Paham kan maksud saya? Ya sekarang itu jamannya orang lebih suka berbicara..bicara..dan bicara terus.  Inginnya menguasai bahan pembicaraan ketimbang mendengarkan atau berinisiatif mendengarkan lawan bicaranya.

Ini kasus yang saya ingin ceritakan, kenapa saya membahas tentang mendengarkan dan didengarkan.  Jadi suatu hari saya dan beberapa orang ibu-ibu lain sedang menunggu anak kami masing-masing disekolah.  Sambil menunggu, biasalah hobby wanita apalagi selain berbincang-bincang tentang berbagai macam cerita, ya mulai dari gosip selebritis, masalah rumah tangga, hingga topik-topik spiritual.  Jika diantara kami ada yang sedang membahas sebuah topik, sebut saja ibu A sedang bercerita tentang kecelakaan lalu lintas, tiba-tiba saja cerita si ibu A tadi dipotong dengan cerita yang sama oleh si ibu B. Cerita ibu A saja belum selesai, tapi sudah ditimpali dengan cerita lain oleh ibu B ke ibu C.  Jadi otomatis terjadi kericuhan yang memusingkan.  Bukan kericuhan seperti bertengkar sih..tapi ricuh yang berisik dan membingungkan.  

Saya, ibu C, dan ibu D jadi kebingungan mau mendengarkan cerita siapa ini? Kalau saya sih, saya lebih memilih untuk mendengarkan cerita ibu A dulu hingga selesai.  Kasihan dong jika omongan seseorang harus terpotong karena orang lain tidak sabaran menunggu giliran sharing. Hadeeuuh..Tapi justru yang lebih lucu karena si ibu C tiba-tiba konsentrasinya terpecah untuk mendengarkan cerita ibu B yang memotong ini.  Dan akhirnya terjadilah bla..bla..bla..bla..yang satu dengan yang lainnya.  Sementara kuping saya yang hanya dua ini harus lebih keras berkonsentrasi lagi dalam mendengarkan cerita ibu A, karena disebelah saya juga sedang membahas topik yang serupa dengan pengalaman yang berbeda.  Dan bloggers bisa membayangkan tidak sih, jika dalam satu kelompok kecil ibu-ibu itu saling ngobrol tapi berbeda arah dan yah simpang siur seperti ada sebuah pasar kecil disitu..hihihi..

Memang belajar untuk mendengarkan itu susah susah gampang.  Dibutuhkan kesabaran, dan kebesaran hati kita untuk mendengarkan seseorang.  Memang enak sih yang namanya curhat itu.  Memang enak juga sih yang namanya diperhatikan orang lain.  Tapi kita harus belajar menghargai orang lain juga dong, jangan egois ingin menjadi seseorang yang selalu ingin diperhatikan.  Belajarlah menghormati seseorang dengan cara mendengarkan.  Belajar bersabar menunggu giliran kita untuk berbagi. Tunggu saat yang tepat hingga orang lain selesai berbicara.  Komunikasi itu kan dua arah..ada yang mendengarkan, dan ada yang didengarkan.  Tinggal gantian saja apa susahnya sih? Yah..Saya sih bisa memaklumilah, namanya juga ibu-ibu hehehe..Ya gitu deh saling nggak mau ngalah satu sama lain.  Saya pribadi sih memang orangnya lebih suka mendengarkan, dan saya mau berbagi bila orang lain betul-betul peduli pada saya dan bertanya lebih jauh, itu saja.

Terkadang orang lain itu lebih suka berbasa-basi ketika mendengarkan seseorang berbicara, selebihnya mereka lebih peduli pada urusan mereka sendiri.  Itu sebabnya saya lebih banyak memilih untuk diam, mendengarkan, dan sabar pada cerita-cerita orang lain. So..coba deh ingatkan diri sendiri untuk mau mendengar, dan belajar etika berkomunikasi dengan benar nggak ada ruginya kok..

Who's Gonna Drive - The Cars


 Who's gonna tell you when
It's too late
Who's gonna tell you things
Aren't so great
You can't go on
Thinking nothing's wrong, but bye
Who's gonna drive you home tonight

Who's gonna pick you up
When you fall
Who's gonna hang it up
When you call
Who's gonna pay attention
To your dreams
Who's gonna plug their ears
When you scream
You can't go on
Thinking nothing's wrong
Who's gonna drive you home tonight

Who's gonna hold you down
When you shake
Who's gonna come around
When you break
You can't go on
Thinking nothing's wrong
Who's gonna drive you home tonight
Oh you know you can't go on
Thinking nothing's wrong
Who's gonna drive you home tonight

Belajar Dari Si Bibi Bag. 2

Setiap orang yang hadir kedalam kehidupan saya selalu membawa kesan yang mendalam bagi saya.  Setiap individu yang bersinggungan dengan kita selalu menjadi seorang guru bagi perkembangan kepribadian kita dan juga saya.  Dulu saya pernah bercerita tentang pelajaran yang saya ambil dari pembantu rumah tangga kami.  Kali ini saya juga akan bercerita tentang pelajaran apa yang saya ambil dari pembantu rumah tangga kami yang baru.

Pembantu kami yang terdahulu saya memanggilnya dengan bibi Darsih adalah seorang yang baik hati, cekatan, gesit, kuat, tipe wanita yang saklek dan rajin.  Dia senang memberi, bertanam dll, pokoknya semua serba bisa.  Bi Darsih ini telah lama sekali setia bekerja dengan rajin dirumah kami.  Tapi berhubung dia sudah semakin tua, dan lagi dikarenakan rumah tinggalnya cukup jauh dari kami, maka dia dengan terpaksa mengundurkan diri alias minta berhenti bekerja. 

Sekarang kami telah menemukan pengganti pembantu rumah tangga baru yang bernama Bi Isah.  Bi Isah ini agak berbeda.  Dia juga seorang wanita berusia sekitar 48 tahunan.  Keahliannya adalah memasak masakan Korea.  Kali ini saya dibuat wow dengan semangatnya yang luar biasa.  Dia juga tidak mau merasa tua, saya bisa melihatnya dari cara dia berpakaian.  Untuk wanita seusianya yang mendekati 50 tahun, dia berani mengenakan pakaian warna-warna terang, dengan aksesoris dan sandal yang matching sewarna dengan pakaiannya.  Kalau dia hari ini mengenakan pakaian warna hijau muda, sandalnya pun juga dengan warna yang senada. Dia selalu mengenakan jins warna warni selutut Bloggers..Saya pikir, "hmm..boleh juga nih ditiru:)".

Saya melihat bi Isah ini adalah wanita dengan rasa percaya diri yang tinggi.  Kalau saya, belum pernah tuh terpikir untuk mengenakan pakaian berwarna warni mencolok yang terang.  Yah..kalau warna merah cabai, ungu, dan, kuning sih okelah saya sering pakai warna-warna seperti itu. Tapi hijau muda, pink, atau biru muda? uhahaha..mikir dua kali.  Tapi aku salut juga sama si bibi ini, dia bilang hidup itu dijalani saja dengan happy.  Dia juga mengatakan pada saya bahwa, kita jangan sampai menjadi seorang yang pemalas, harus semangat dan ceria menghadapi hidup.  Dia juga mengajari saya untuk bersenang-senang.  Dia memberi contoh bahwa dia suka menyanyi di lingkungannya.  Yah semacam penyanyi keliling kalau ada hajatan.  Pantas saja dia terlihat awet muda:) Okelah kalau begitu..

Mulai sekarang saya harus lebih semangat dari si bibi..:) Jika dipikir-pikir iya benar juga ya..buat apa sih hidup bersedih-sedih terus.  Capek ah..Hidup terasa diam ditempat jika kita tidak bangkit dan terus berjalan. Hatur nuhun atuh nya' Bi..Terima kasih buat inspirasinya.

Belajar Membuat Lampion

Lampion hastakarya Darren Pratama..hmm..:)


Wednesday, March 6, 2013

At Any Moment, You Can Choose Peace

You can choose inner peace, you can choose peace between friends, you can choose peace between enemies, and you can choose peace on the planet

Tuesday, March 5, 2013

Cottonball Painting

Paling demen deh sama yang namanya art.  Apalagi kid's art seperti ini..looks fun! This link I shared for my personal file to look up. St. Patrick's Day Art

Toddler Discipline Without Shame

Sekali lagi saya menemukan artikel bagus untuk mendisiplinkan balita..Thank you for the tips. No Bad Kids-Toddler Discipline Without Shame

Note: Pegangan untuk yang akan memiliki balita lagi hehehe..

Like Mother Like Daughter..:)

Daydreaming ah..kira-kira kalau saya punya anak perempuan, seperti apa ya rupanya?:) Mmm..tapi yang pasti, dia akan memiliki karakter yang feminin seperti saya hihihi..:p.  Dan gaya berpakaiannya pun juga sama seperti saya mamanya ahahaha..Nih kaya gini nih..A classy look for a little lady.




Sketching Lessons for Kids - Freely Educate

I lovee skecthing! Yah maklum dari kecil saya memang berbakat menggambar dan kreatif.   Ini ada link bagus untuk mengajari anak cara membuat sketsa step by step. I like this..:) Sketching Lessons for Kids - Freely Educate

Basmallah In French..

Au nom d'Allah, le Tout Miséricordieux, le Très Miséricordieux

Monday, March 4, 2013

ME inikah cinta

Masih suka sama lagu jadul ini..;)

Forgiveness Is A Virtue

Remember to forgive others, remember to forgive yourself. Learn and forgive

Batik Cirebonan

Teman saya menitipkan batik-batik cirebonan untuk saya pasarkan diblog saya.  lumayan murah dibanding harus membeli di showroom batik.  Harga batik yang tertera belum termasuk ongkos kirim.  Untuk teman-teman diluar wilayah Indonesia, yang tertarik untuk memesan batik dibawah ini, harga ini belum termasuk shipping. Check it out ya.. I love Indonesian Batik! 

 Batik tulis Rp. 500.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode: L1

 Batik Megamendung Rp. 350.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode: L2

 Batik tulis Rp. 500.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode: L3

 Batik Megamendung Rp. 350.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode: L4

 Batik tulis Rp. 500.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode: L5

 Batik tulis merah Rp. 500.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode L6

 Batik tulis Rp. 500.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode: L7

 Batik tulis Rp. 500.000 (Length: 2,5m. Widht: 1,15m) Kode L8.

 Note:  Indonesian currency for US $1 = Rp. 10.000
- The price tag doesn't include the shipping.

For further information about shipping, please contact my email mitha_satyani@yahoo.com

Berilah Pertolongan..atau Doakanlah!

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda:  "Barangsiapa meminta perlindugan kepadamu dengan nama Allah, lindungilah dia; barangsiapa meminta sesuatu kepadamu dengan nama Allah, berilah dia; barangsiapa berbuat baik kepadamu, balaslah dia, jika engkau tidak mampu, berdoalah untuknya." [Riwayat Baihaqi]

Yuk Bertandang Kerumahku:)


Sabtu lalu saya mengundang beberapa orang teman bertandang ke rumah.  Saya sengaja menyuguhkan mereka dengan hidangan yang simple, terjangkau, tapi segar, dan enak. Kwetiau basah kuah.  Hmm..sangat enak disajikan panas-panas. Ditemani beberapa macam kue jajanan pasar jadilah acara kumpul-kumpul yang sederhana.

Bahan-bahan:
- 100 gr tetelan sapi, cuci, potong dadu.
- 200 gr Baby pokcoy, rebus setengah matang, sisihkan.
- 250 gr kwetiau basah, rendam dgn air hangat, sisihkan.
- 2 butir pekak
- 5cm kayu manis
- garam dan merica secukupnya.

Bumbu Halus:
- 2 siung bawang merah 
- 1 siung bawang putih
- lengkuas

Cara membuat:
- Rebus tetelan dengan 1 liter air, masukkan bumbu halus, pekak, kayu manis, garam dan merica.  Masak hingga tetelan matang.
- Masukkan kwetiau basah ke dalam mangkuk saji, tambahkan baby pokcoy rebus, kemudian siram dengan kuah tetelan.  Tambahkan cuka dan sambal bila suka.  Segarr..coba deh..:)

Note:  Memuliakan tamu adalah perbuatan terpuji lho..

Sunday, March 3, 2013

BERMEGAH-MEGAHAN

“Bermegah-megahan telah melalaikanmu.”
"Sampai kamu masuk ke dalam kubur."
"Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),"
"Dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.
"Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,"
"Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,"
"dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainulyaqin,"
"Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)."

[Al Qur'an Surat At Takaatsur Ayat ke 1-8]

Simplest People Are The Richest

Ternyata orang-orang kecillah yang paling suka memberi.  Orang-orang sederhana mengajarkan kita untuk berbagi, dengan pendapatan yang minim mereka tidak ragu-ragu untuk memberi dan memikirkan orang lain disekitarnya.  Mereka juga yang lebih memuliakan tamunya meski dengan mempersembahkan makanan sederhana.  Mereka mengajarkanku kehangatan yang tulus, dengan ukiran senyum, doa, serta dukungan-dukungan moral yang menguatkanku.  Inilah yang dinamakan kekayaan hati.
Jangan pernah merasa bangga pada apa yang saat ini kau miliki, karena itu semua hanya titipan Allah SWT.  Mungkin suatu saat Ia akan mengambil semuanya kembali. - My Words.

Saturday, March 2, 2013

You Are Deeply Loved.

It is a gift; all you need to do is open up your heart and accept. And pass it on.

Thursday, February 28, 2013

My Little Business Man..

Terus terang saya sedang dilanda kebingungan nih Bloggers.  Sebagai orang tua seharusnya saya bangga terhadap perkembangan pertumbuhan anak laki-laki saya Darren.  Tapi disisi lain saya sebagai orang tua juga berperan sebagai role model atau contoh bagi dia.

Jadi begini dilema saya teman, suatu hari anak saya pulang dari mengaji di mesjid dekat rumah kami. Tiba-tiba dia menunjukkan kepada saya uang senilai Rp. 1.500,- yang ada ditangannya sambil berkata, "Mah lihat ini, tadi aku jualan kue."  Bukan main saya terkejut dengan apa yang dikatakannya, bagaimana tidak? Dia menjual snack yang saya belikan kepada teman-teman di lingkungan pengajiannya!  

Seharusnya dia tidak menjual kue-kue itu kepada temannya melainkan dibagikan dengan ikhals kepada mereka.  Maklum saja, pada saat itu saya tidak ada di sana untuk bisa mengawasi dia belajar mengaji dan saya tidak tahu apa yang dikerjakannya saat itu.  Tapi dia jujur dan berani mengungkapkan kepada saya apa yang dia kerjakan dan lakukan.  Setidaknya bagi saya dia tidak mencuri. Tetapi..jujur saja, jika saya tidak lekas memberi contoh yang baik, dia akan besar dengan cara yang salah.  

Saya ingin sekali anak saya itu tumbuh menjadi seorang laki-laki yang dermawan, yang suka memberi dan ikhlas.  Saya ingin dia tahu atau setidaknya mengerti perbedaan antara bisnis dengan menderma.  Tapi saya sedang memutar otak, bagaimana cara menjelaskan padanya?  Saya ingin dia memahami prinsip ketulusan dalam hal berbagi.  Tetapi saya juga ingin anak saya mulai belajar berdikari. Memang saya tahu untuk anak seusia Darren itu belum waktunya diperkenalkan soal bisnis, tapi yang saya ingin ajarkan sejak dini adalah cara dia mengatur dan bagaimana dia bisa mendapatkan uang dengan cara yang benar.

Karena awal dari permasalahan ini sebenarnya adalah karena "jajan" Bloggers.  Memang disekolahnya anak-anak diharuskan membawa lunchbox kesekolah dengan maksud agar anak-anak tidak dibiasakan untuk jajan diluar. Kita sebagai orang dewasa sudah tahulah dampak negatifnya, ya seperti ini.  Nah..tapi, sebagaimanapun saya sudah mengantisipasinya, anak saya tetap terpengaruh teman-temannya untuk jajan.  Tiap kali dia melihat teman-temannya jajan, dia juga ikut-ikutan meminta uang kepada saya agar dia bisa membeli jajanan yang ada disana meskipun jajanan yang dia inginkan hanya berupa mainan. Mungkin karena sikap saya yang terkadang suka tidak tegaan, pada akhirnya saya luluh.  Ya saya tahu, saya jugalah yang salah Bloggers, karena tidak bisa tegas terhadap anak.  Dan akhirnya disinilah awal dari permasalahan itu.

Karena saya concern dengan hal ini, maka suatu hari saya menerangkan kepadanya bahwa untuk memperoleh uang itu tidaklah mudah, bahwa dia harus bekerja keras terlebih dahulu untuk mendapatkan imbalan berupa uang serta memberi contoh-contoh apa saja yang bisa dia lakukan untuk mendapatkan uang yang salah satunya adalah berdagang. Singkatnya, maksud saya berkata seperti itu padanya agar membuat dia tidak lagi seenaknya meminta uang jajan pada saya.  Eh justru malah dia putar otak untuk menjual apa saja yang dia miliki ke teman-temannya.  Untung yang dia jual itu snack-snack yang saya sediakan untuknya dirumah.  Coba kalau barang-barang seperti mainannya? Waduuh..kacau deh! huff..

Tadinya saya berpikir, bagaimana cara mengajari dia berdagang kecil-kecilan.  Saya sudah membuat konsep untuk memodali dia dengan cara membuatkan dia paket-paket kecil makanan ringan yang kira-kira disukai teman-temannya dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau oleh mereka.  Tapi tiba-tiba saya ingat, jika saya mengajari anak saya berbisnis, bagaimana saya bisa mengajarkan dia untuk sharing? Untuk ikhlas memberi? Padahal menderma itu lebih penting lagi!  Duh pusing..Kalau dia besar dengan prinsip bisnis, saya khawatir dia tumbuh menjadi seorang yang kikir.  Apa-apa yang dilakukan harus dengan imbalan. Itu kan konsep yang tidak benar. Bagaimana nanti dengan nuraninya? Keharusan kita untuk berbagi dia tidak kenal.  Duh jangan sampai deh seperti itu. 

Andaikan saya bisa sharing permasalahan ini dengan seorang partner hidup, mungkin saya akan mendapatkan masukan-masukan dan bantuan dalam mengatasi dilema ini.  Rasanya mumet jika harus memikirkan masalah parenting seperti ini sendirian.  Saya tahu saya bisa..tapi dibutuhkan ekstra kerja keras dan berpikir dua kali lipat untuk sebuah permasalahan yang menyangkut masa depan anak.

Yah semoga saja, Allah memberi saya hidayah yang tak pernah terputus untuk mengatasi berbagai macam keadaan dan persoalan.  Mungkin esok saya akan memberi pengertian padanya, bahwa ada saatnya dia harus mencari uang, tapi untuk sekarang dia belum perlu melakukan itu.  Dan saya harus mensupport dia dengan cara lain.  Sulit untuk mendisiplinkan anak supaya tidak jajan, tapi saya yakin lunchbox akan mengurangi keinginan dia untuk mengkonsumsi makanan diluar.  Saya harus commited dalam mendisiplinkan Darren, saya harus bisa dan saya yakin bisa! Bismillah..

Every Little Thing Is A Miracle

Miracles do not come with bright lights and fancy stages. Those belong in a magic show. If you want a miracle, you can see it everywhere - in dew drops, in waves, and of course in yourself.
"If you want to see the brave, look at those who can forgive." -Bhagavad-Gita


Wednesday, February 27, 2013


Good Advice

Single and upset?
You might be not married to any man, like Maryam [Mary] (Allah Be Pleased With Her) and Allah(God) can make your rank higher than any women on the Earth. Know your priorities. Love and trust is with Allah(God) first.
 
Yes it is fact that there are many advantages to being in a relationship or marriage, but do not worry or fret if you are still single. Not everything is within our control and sometimes we do have to accept fate. So, why worry unnecessarily over something that we do not have control over?
 
Do not let being single thought traped you, make you a slave to the idea of finding someone, deprive you of your ability to enjoy life and cause desperation, depression, and fear. Don’t forget that your life does not end if certain things don’t come your way. Did Allah(God) say anywhere in the Quran and Sunnah that you are worthless if you don’t get married? Being single is not a death sentence, it has own charm you enjoy life in your own way, you get more time to be with yourself, to do a variety of things, indeed you have relationship with freedom. You have lots to do, you have yourself, your friends, your family, and you have Allah(God). Get out of your mental cage, make your life’s vehicle move on.

You are still single because it’s all up to Allah (God), our future partners have or have not been already determined 50,000 years ago before this world existed. It’s because of His wisdom that you’re still single. So don’t think you care for yourself more than Allah(God) cares for you! Appreciate His wisdom. Don’t worry too much, to have a positive attitude and enjoy your single life. Whether you are in a relationship or not, you want to be happy. If you aren't happy single, then you won't be happy taken. Happiness comes from within not from anybody else. Research shows that the number one ingredient for happiness, by far, is optimism, so change your approach learn to have more fun be happy and enjoy your life either your are single or not.

Worshipping God Is Good For You

In a world where there are many things competing for your devotion and worship, God is the only one that delivers and doesn't disappoint. Putting anything above God will ultimately let you down and leave you feeling empty. So sing praises, lift your hands in the air and give glory to God. It's good for you!

Thursday, February 21, 2013

Flowers In The Sun


This Is True..


I'm Surrounded By Angels..

Hidup itu memang tidak ada yang abadi ya..it is never stay the same.  Jalan cerita hidup kita selalu berubah, pribadi kita yang mendewasa, perubahan fisik karena usia, ada pertemuan, dan juga ada perpisahan, teman yang datang dan pergi.  Tapi perubahan yang paling membahagiakan adalah pertemuan kita dengan teman-teman yang sejenis.  Teman-teman yang baik hati, dan selevel.  Teman-teman yang tulus memiliki kasih sayang yang besar dan mampu memberi kita semangat.  Teman yang membuat kita merasa nyaman karena mereka mau memahami dan menerima kita apa adanya.  Mereka adalah para malaikat yang Allah kirim untuk menemani perjalanan baru kita. Be grateful to God, for this lovely blessing.

To Burn Out The Pain, Just Find A Place Filled With Joy.

God created joy as a balm for pain. What are some places, who are some people filled with joy that you can rely on to ease your pain?

Wednesday, February 20, 2013

If I Am To Fall In Love


Yes Dear..

Tadi saya bilang mau membahas soal 'nurut' terhadap suami.  Di Islam istri soleha adalah harta yang terbaik dari seorang pria. Dan yang dimaksud soleha itu adalah wanita yang baik dalam hal agama, yang imannya kuat di jalan Allah, termasuk yang ta'at pada suami.  Tapi sebagai wanita, kita juga harus punya iman kita sendiri serta harus kuat memegang prinsip-prinsip yang baik bagi diri sendiri karena kita adalah partner buat suami.  Jika suami itu ibarat seorang nakhoda kapal, kita adalah navigatornya.  Jadi tugas kita sebagai istri itu adalah melindungi dan membimbing suami kita untuk selalu tetap berada di jalan yang lurus. 

Kita sudah tahulah tugas dan kewajiban-kewajiban suami itu apa.  Ya pengayom, imam, pelindung, dan pemberi nafkah bagi keluarga, sementara wanita itu berada disampingnya sebagai penyokong, perawat, pembimbing, dan pemberi nasihat.  Istri itu ya partner buat suami.  Tapi belum tentu juga seorang suami meskipun agamanya Islam, berarti dia suami soleh.  Belum tentu.  Nah tugas istrilah membimbing suami untuk menjadi imam yang baik bagi keluarganya.  Ada kasus, seorang istri yang sudah mendapat pencerahan ingin mengenakan hijab.  Tapi sang suami, tidak suka dengan alasan bahwa istrinya tidak lebih bagus bila mengenakan jilbab.  Nah kalau kasusnya seperti ini, sebagai istri ya harus pintar pintar putar otak untuk bisa meyakinkan suami bahwa berhijab itu wajib hukumnya.

Istri harus bisa memberi masukan dan pandangan-pandangan yang baik kepada suaminya dengan cara apapun, jika perlu di iringi dengan kaidah-kaidah atau hadist-hadist rasul untuk memberikan bukti-bukti itu kepadanya.  Dan menurut saya, suami yang baik itu adalah dia yang mau menerima dan mengolah kata-kata atau nasihat-nasihat dari istrinya yang soleh.  Justru harusnya sang suami bangga memiliki istri yang soleha, dan sudah semakin tebal keimanannya.  

Tapi ada wanita yang kalau bicara soal jilbab, dia bilang.."nggak dibolehin suami"  bagi saya..ah..cemen banget sih.  Yang namanya nurut suami itu wajib hukumnya kalo suami kita itu soleh.  Kalau suami tidak soleh, masa sih kita ikut-ikutan gak soleha?  Ajak suami untuk masuk surga bersama..itu tujuan yang lebih indah kan? Nurut sama suami bukan seperti kerbau dicocok hidung, disuruh merampok mau, disuruh nyebur sumur mau ya nggak seperti itukan?  Nurut yang benar itu seperti, misalkan suami keberatan jika kita keluar rumah malam hari, ya itu harus nurut.  Jika suami tidak suka kita dugem, ya itu baik maka nurut itu harus.  

Jika suami tidak suka kita memakai rok mini, itu baik karena dia tidak mau kamu jadi bahan tontonan laki-laki lain.  Tapi kalau suami tidak shalat, dan tidak membolehkan kita pakai hijab? Apa yang kaya gitu harus di taati? Sebisa mungkin sebagai istri kita harus memberi contoh yang baik bagi suami. Kita harus punya prinsip untuk menjadikan rumah tangga kita sakinah, mawadah dan warahmah.  Kalau suami masih belum soleh juga, ya satu-satunya cara adalah jadi diri sendiri saja, mensolehkan diri sendiri dan tetap selalu mengingatkan suasmi pada kaidah-kaidah Islam.  Tugas istri meluruskan suami itu sepanjang masa dan tidak boleh menyerah, bantu suami untuk membuka hati untuk menjadi soleh dengan bantuan doa yang tak pernah putus.  Yang perlu diingat adalah menjadi contoh, mengingatkan, dan mengajak, tanpa paksaan.

Kebiasaan baik kita beribadah pasti suatu saat akan menggerakkan hatinya untuk menjadi pria yang lebih baik dari sebelumnya.  Taatlah pada suami yang baik dan soleh. Itu hukumnya harus, wajib! Ya semoga saja suami ku nanti adalah pria yang soleh yaa..aamiin.  Jadi saya tidak perlu menceramahi dia dengan susah payah untuk jalan bersama didalam jannah:-) aamiin..Saya sadar kok laki-laki itu paling tidak suka diceramahi hehehe..Alangkah indahnya memiliki rumah tangga yang saling mengingatkan, dan saling mengisi kekurangan kita. InsyaAllah..

Keep Your Hijab..

Sepertinya saya sudah pernah menulis sebuah kasus tentang seorang teman wanita saya yang dulu pernah berhijab, dan kini dia melepas hijabnya seolah-olah memberi kesan bahwa dia itu cantik.  Ya memang dia cantik tanpa hijab, tapi..

Sebelumnya saya meminta maaf pada bloggers ya, bahwa saya menulis ini bukan untuk menghakimi teman saya atau siapapun yang tidak mengenakan hijab.  Mengenakan hijab itu adalah bukti 'faith' kita pada ketentuan Allah.  Jadi bila kita sudah YAKIN maka kita harus berkomitmen menjaganya seumur hidup kita.  Jangan sampai komitmen kita digoyahkan oleh alasan-alasan duniawi seperti "peraturan kantor".  Sayang sekali jika kita melepas hijab kita hanya karena alasan peraturan kantor yang tidak membolehkan karyawannya mengenakan hijab.  Kalau saya sih lebih baik mencari kerja di kantor yang peraturannya lebih fleksibel daripada harus mengorbankan komitmen kita kepada Tuhan. 

Saya memang seorang idealis, tapi prinsip adalah prinsip.  Hukum Allah adalah mutlak dibanding hukum dunia. So jika kita sudah memutuskan mengenakan hijab, jagalah itu selamanya dan jangan pernah membukanya.  Apakah kita tidak malu jika telah terbiasa menutup tubuh kita, kemudian tiba-tiba kita memutuskan untuk tidak lagi mengenakan hijab?.  Pasti rasanya seperti telanjang, dan kita pasti merasa turun derajat.  Untuk teman-teman ladies yang belum mendapatkan ilham mengenakan hijab sih, saya tidak bisa banyak berkomentar, karena biar bagaimanapun itu masalah 'kesadaran, kesiapan, dan ilham' seseorang.  Jadi ya itu saya kembalikan saja ke pribadi masing-masing. 

Tapi saya menulis ini, untuk mengingatkan diri saya sendiri pada komitmen awal saya berhijab.  Bahwa hijab adalah pelindung saya.  Sungguh sayang bila saya mempermalukan diri sendiri bila harus melepasnya demi membuktikan pada dunia bahwa saya masih cantik seperti dulu.  Kecantikan  itu bukan semata-mata fisik, tapi siapa kita yang sebenarnya.  Kalau menurutku, kecantikan seorang perempuan itu ada pada ketaatannya pada Allah, sehingga perilaku yang keluar dari dalam dirinya santun dan rendah hati.  Hijab itu membantu sekali meredam tingkah laku seorang wanita untuk berlaku santun dan lembut layaknya wanita sejati.

Coba deh kita lihat sendiri banyak wanita-wanita diluar sana, yang semakin pintar mereka semakin seenaknya "bersuara", seenaknya berbicara, semakin banyak yang meremehkan kaum pria, nyinyir, angkuh dan sok iye.  Mereka sudah lupa menjaga tata krama bersosialisasi dengan benar.  Semua sudah terlalu hedon, istilahnya. Terlalu tertarik pada kehidupan yang glamour jadi mereka hanya sibuk mempercantik diri sendiri dengan hal-hal yang berbau materi dan duniawi.  Ahh bersyukur lah saya yang hanya hidup sederhana.  Saya lebih fokus pada kehidupan spiritual dan ibadah serta urusan duniawi yang hanya memiliki tujuan-tujuan sederhana seperti membesarkan anak, dan memiliki sebuah keluarga yang sakinah, mawadah, serta warahmah.  

Bagi saya, tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan saya mengenakan hijab sekalipun itu suami.  Bukan tidak menurut pada suami, tapi sayalah yang harus membuka mata hati suami saya pada arti 'Janah' yang sebenarnya.  'Janah' itu adalah kehidupan yang baik di jalan yang Allah ridhai dengan tujuan yang mulia yaitu akhirat surgawi.  Nanti saya akan membahas masalah 'nurut' kepada suami di judul lain.  Hanya Allah yang berhak mengatur saya, bukan orang lain apalagi penilaian-penilaian orang lain.  So..buat teman-teman ladies yang sudah berhijab, alhamdulillah..atas hidayahnya dan saya mengucapkan selamat untuk kalian.  Jagalah amanah yang sudah kita ambil, dan tetaplah cantik di jalan-Nya.

Acceptance Brings Peace

Accept your own beauty and your limitations. No sense in trying to be who you are not.

Tuesday, February 19, 2013

Say It To Me..


Jim Morrison's Quote

That's what real love amounts to - letting a person be what he really is. ~ Jim Morrison

Nasehat Baik Dari Warren Buffet

Inilah Orang terkaya no 3 di dunia, Warren Buffet memberi nasehat :

"Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yg kau miliki, serta ingat :

1. Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.

2. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.

3. Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja.

4. Jangan memakai merk, pakailah yang benar˛ nyaman untukmu.

5. Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting.

6. With money:
You can buy a house, but not a home.
You can buy a clock, but not time.
You can buy a bed, but not sleep.
You can buy a book, but not knowledge.
You can get a position, but not respect.
You can buy blood, but not life. So find your happiness inside you.

7. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.

"Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur"

You Have No Right To Wish For More

 until you fully appreciate what you already have
It's not the amount that matters, but the blessings you are able to receive from it. A slice of stale bread gives more to the beggar, than a new house to the rich. Everything you have has unending blessings for you hidden inside, - learn to receive them.

Monday, February 18, 2013

Love Will Prevail.

It is easy to love when loved, and hurt those who hurt. But if you can love the ones who hurt you, you will overcome all obstacles. Love is the greatest power you can possess.

Sunday, February 17, 2013


Kindness Is Contagious

Try it out, give it to someone. What is something nice that you could do for a friend, family member or even a stranger today? Once you have thought of it, do it, and then move on to somebody else. Before long you'll start seeing results, try it, it's contagious.

Saturday, February 16, 2013

His First Kiss


Mommy And Son Date

This is a great idea to spend time with my boy Darren..



My Kind Of Happiness

To me, happiness is..

To see butterflies flee around flowers.
To buy a beautiful scented flowers.
To see the smile of my child.
Falling asleep with a backsound of fallen rain.
To accomplished my daily goals.

Small things that turn your heart lighter, happier, and awsome.
Manusia-manusia yang dekat dan mengenal Tuhan/Allah, tidak akan pernah bersedih terlalu lama.  Apa yang dia miliki itu semua kepunyaan-Nya dan bila itu hilang, dia tahu tak seharusnya ia bersedih dan tak seharusnya ia marah karena semua adalah milik-Nya dan kembali pada-Nya.  Innalillahi wa inalillahi raji'un.

There Are Many Distractions In This World

Some are pleasant; some are not. But whether they are pleasant or not, when you get swayed by distractions, you will lose your focus. What is important to you? Focus on that and then when you need a break, you can choose to allow to be distracted.

Wednesday, February 13, 2013


Everything Will Be Alright

It may seem dark at the moment, but don't lose hope. There is always a light at the end of the tunnel, keep moving and you'll get there. God won't abandon you; let God be your light. It may take some time, but in the end, everything will be alright.

Saturday, February 9, 2013

What Color Would Help You Right Now?

You Could Use Some Red
Your life may seem to be in a rut right now. Your wheels are turning, but you're not going anywhere. You feel like you could be getting so much more out of every day, but you don't know where to begin.

Tap into some red energy by starting small. Do one thing you love, and do it as much as you want to. Once you get a taste of what it's like to follow your passions, you'll be unstoppable!