Thursday, March 22, 2012

The Row House Test



You Are Outgoing




You are a truly extroverted person. People matter to you, and you get so energized from socializing.

You are gregarious. You find it easy to connect with people, and you often become instant friends with strangers.



You are a cheerful and eager participant in the world. You are proud to call yourself an optimist.

You are impulsive and spontaneous. You take a devil-may-care approach to life... you only live once!

Wednesday, March 21, 2012

When We Love Ourselves..

When we truly love ourselves it is like coming home, it feels so right and we are able to see the beauty in the world, even in the midst of chaos, we can still see that glimmer of what is. It is like lifting the veil and seeing the world for the first time, we look at the world around us with wonder and childlike innocence we smile at strangers, because we “know” that we are connected. It is through self love that we are able to open our hearts to receiving love.
Kerry♥

Empat Sekawan


Foto Perpisahan D'moms




Monday, March 19, 2012

The Sun And The Moon Symbolic In Islam


In Arabic, "shams" (sun) is feminine, and "qamar" (moon) is masculine.

The sun, just like women in Islam, commands the gaze to be lowered when stared at directly, and the moon in the same way reflects the light to us on earth.

The sun burns itself out to give light and life to everything around, whilst the moon reflects the light, and its true beauty is only realised when it radiates the brilliance of the sun. So when we shine as men, the implication is that we are reflecting the glorious light of our women. May Allah (swt) be pleased with them.

Hayalan Galau

Aku sedang berhayal Bloggers..Seandainya saja aku punya seekor pegasus, aku ingin terbang ke atas awan.  Dan seandainya saja ketika aku terbang ke awan, tiba-tiba pria yang aku cintai menyusul dan mengulurkan tangannya untuk pergi bersamaku ke negeri impian bersama-sama together forever.  Romantis banget nggak sih..hmm..

Bagaimana ya perasaanku jika pria pujaanku membisikkan, "jangan takut, kamu takkan lagi sendiri..ada aku disini bersamamu"  haduh..melted like ice cream hehehe..

Wajar tidak sih jika aku punya hayalan seperti ini? Mungkin Bloggers pikir kurang kerjaan banget sih..Ya memang lagi tidak ada pekerjaan kok.  Aku bukan berhayal di siang hari bolong ketika tugas dan kegiatan-kegiatan sehari-hariku berjalan.  Memangnya salah jika kita bermimpi di saat anak sudah lelap tertidur? Dan yang kita lakukan adalah chill out and relax melepaskan kepenatan seharian?

Huff..maaf saja Bloggers, kali ini aku belum mempunyai inspirasi lain yang dapat aku share disini selain ya..bermimpi:) Mimpi itukan juga bisa diartikan sebagai keinginan terpendam kita kan?  Keinginanku, ditemani seseorang.  Seseorang tempat aku berbagi suka dan duka, seseorang yang ada untuk aku peluk, dan sentuh.  Seseorang yang bisa aku ganggu, ku goda, kucintai dan kusayangi setiap hari dan setiap waktu.  

Kapan yaa Tuhan mengirimkan someone special untukku? Tuhan..masih lamakah aku harus bersabar? Ya Allah..aku berdoa untuk dia yang aku cintai, semoga malam ini dia tidur dengan nyenyak setelah seharian dia membanting tulang bekerja.  Semoga Engkau membisikkan ke dalam hatinya, bahwa di sini aku mencintai dan menyayanginya.  Semoga Engkau membimbing langkahnya untuk menemukanku. Semoga Engkau memberkati semua kebaikan-kebaikan hatinya. Semoga Engkau mempercayai dia untuk menjadi tangan kananmu untuk mengasihi aku dan juga anakku.  Aku mohon, lindungi dia dimanapun dia berada.  

Beri dia kekuatan untuk menjadi pria sejati bagi diriku.  Kumohon Ya Allah, satukan hati kami berdua, dekatkan kami selalu.  Atas izin serta ridha-Mu segalanya menjadi mudah bagi kami berdua.  Amiin..

Selamat tidur duhai suamiku dimanapun kamu berada..
Barangsiapa senantiasa beristighfar, niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya kelapangan (HR Abu Daud)

The Very Strength

The very strength that protects the heart from injury is the strength that prevents the heart from enlarging to its intended greatness within. The song of the voice is sweet, but the song of the heart is the pure voice of heaven." - Kahlil Gibran -

Sunday, March 18, 2012

Love Just Ain't Enough..

Bloggers bagaimana ya jika ada seseorang yang mencintai kita, tapi kita tidak punya perasaan apa-apa dengan orang ini? Jika jujur terhadapnya, takut menyakiti perasaannya.  Tapi jika tidak tegas, nanti kita bisa menyakiti hatinya? 

Mengapa ya kita begitu mudah bersikap tegas dengan seseorang yang tidak kita sukai, ketimbang bersikap tegas, dengan seseorang yang seharusnya kita tolak tapi kita sukai? Padahal aku yakin, lebih baik dicintai daripada mencintai.  Tapi hidup ini kan bukan hanya cinta saja, iya kan? Kalau kita hidup dengan cinta saja, apa bisa bahagia?  Dilema juga ya..

Ada seseorang yang kita sukai, yang bagiku dia cocok dengan kriteria yang aku cari dari seorang pria, tapi sayangnya dia sudah menikah.  Disaat yang bersamaan ada juga seseorang yang mencintai aku, tapi dia diluar kriteria keinginanku.  Dalam mencari pendamping hidup itu, aku tidak melihat seseorang melalui hartanya atau dari keindahan/ketampanan fisiknya.  Aku mencari sosok seseorang yang pantas aku kagumi dan kuhormati sebagai calon imam bagiku dan juga anak-anakku kelak.  Ada banyak kriteria yang sudah aku simpan di dalam listku mengenai calon pendampingku kelak, tapi tak perlu juga aku ungkap disini semua itu.

Apa aku terlalu sombong? Merasa diriku lebih baik dari pria ini? Semoga saja tidak, tapi aku layak mendapatkan yang terbaik.  Setiap orang berhak mendapatkan yang terbaik, yang selevel dan juga yang setara dengannya iyakan? Tapi, terus terang Bloggers, aku khawatir orang ini dengan cintanya bisa membuatku goyah.  Takuut!  Bukan apa-apa, takut menjadi jatuh cinta juga.  Nggak mau ah..hadeuh..Habis gimana ya meski sudah kutolak secara halus, orang ini masih saja berharap lebih padaku?

Tapi pelajaran yang bisa kuambil kali ini adalah,  bahwa jika seorang pria mencintai wanita, dia merasa percaya diri bahwa wanita itu adalah jodohnya hehehe..Sebagai catatan, pria ini mengatakan ke temannya yang juga temanku bahwa dia berharap aku ini adalah jodohnya! Haduh..Please deh mas.  Mudah-mudahan jodoh kalau kamu sudah menjadi pengusaha sukses hehehe..

Life is not fair indeed..Terkadang apa yang kita inginkan justru tidak bisa kita miliki, tapi Allah itu Maha Adil.  Karena Dia-lah yang tahu apa yang terbaik bagi umat-Nya.  Mungkin dimata kita, orang yang sangat tepat menurut pandangan mata kita, belum tentu tepat di mata Allah.  Jadi aku berpegang pada prinsip ini, "Laki-laki baik hanya untuk wanita-wanita yang baik, dan laki-laki yang keji hanya untuk wanita-wanita yang keji." Prinsip kesetaraan, dimana suatu jenis mencari jenisnya.  Jadi, jika si mas yang satu itu sedang mencari belahan jiwanya juga, ya dia seharusnya berusaha menyesuaikan dirinya terlebih dahulu dong dengan standarku, untuk bisa jadi jodohku.

Yah..Yakin sajalah bahwa oneday, aku akan menemukan pria yang pantas dan juga match dengan diriku.  Yang jiwanya seluas samudera, yang rasa sayangnya padaku lebih daripada dia mencintai dirinya sendiri, dan yang lebih penting lagi adalah yang BERANI bertanggung jawab pada diriku dan juga anakku.  Semangat!

BERPENDAPAT BAIK TENTANG DIRI SENDIRI

Projek Pribadi Hari ini

Sahabatku yang baik hatinya, katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …

Tuhanku Yang Maha Penyayang,

Terima kasih atas pengertian baik yang kuterima hari ini, bahwa pendapat yang paling penting dalam hidupku adalah pendapatku tentang diriku sendiri.

Jika pendapatku baik, aku akan memperlakukan diriku dengan baik, dan tidak akan membiarkannya melapuk dan melayu dalam kehidupan yang lemah.

Tuhan, rahmatilah kesungguhanku hari ini untuk memperbaiki pendapatku mengenai diriku sendiri, dan menghormati haknya untuk menjadi pribadi yang mandiri dan sukses.

Tuhan, damaikanlah aku dalam pendapat yang baik mengenai diriku sendiri.

Aamiin


Friday, March 16, 2012

"The quieter you become, the more you can hear."
~Baba Ram Dass~

Thursday, March 15, 2012

The Boat And The River

And I saw the river
over which every soul must pass
to reach the kingdom of heaven
and the name of that river was suffering:
and I saw a boat which carries souls across the river
and the name of that boat was
love.✶*¨*. ¸ .✫*¨*.¸¸.✶*

. . ✫ . .☽☀Saint John of the Cross☀★¸¸.☆.¸¸

Wednesday, March 14, 2012

I take the first step with a good thought
A second with a good words
And the third with good deeds, I enter paradise - Persian Proverbs-

Tuesday, March 13, 2012

The Hidden Threat Behind My Steak!

Aku baru baca di twitter bahwa memakan steak itu beresiko besar terkena penyakit jantung dan kanker.  Hadeuh padahal aku suka sekali makanan yang satu ini!  Bagaimana donk..?  Memang sih, aku tidak sering juga memakan daging steak.  Steak itu bukan menu sehari-hari kok, tapi ya kadang-kadang aku memang suka menyimpan daging ini di freezer just in case i want it.  Tapi, setelah membaca artikel ini, artinya aku harus ekstra hati-hati dalam mengatur konsumsi daging merah ini Bloggers.  Berikut ini adalah link yang aku baca di detikhealth Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang

Good And Bad Deeds

❀"Indeed good actions are
✓a light in the heart,
✓a strengthening for the body,
✓a glow on the face,
✓a cause for extensive provisions and
✓love in the hearts of the creation.

❀Indeed bad actions are
✓a darkness in the heart,
✓a blackness on the face,
✓a weakness for the body
✓a cause for decrease in provisions and
✓hatred in the hearts of the creation."

❀{Ibn Abbas - may Allah Be pleased with him}❀

Monday, March 12, 2012

Paranoid

Bloggers pernah tidak takut pada kematian? Aku pernah, begitu pula dengan temanku yang satu ini.  Jadi ceritanya aku punya teman yang sering curhat padaku kalau dia paranoid dengan yang namanya mati.  Dia bilang, setiap dia tidak enak badan sedikit dia berpikir bahwa dia punya penyakit serius yang perlu ditangani oleh dokter.  Punya penyakit sedikit dia takut itu penyakit yang serius.  Dia bilang, dia takut mati diusia muda dan harus meninggalkan anak perempuan serta suaminya. 

Dulu, aku juga pernah mengalami paranoid seperti itu ketika aku seusianya.  Oya temanku ini seorang ibu muda yang usianya baru 29 tahun.  Aku ceritakan padanya, bahwa diusianya aku pun pernah mengalami ketakutan yang sama dengannya.  Jadi dulu aku sering sekali keluar masuk UGD cuma karena masalah ringan seperti stress.  Iya stress!  Kenapa bisa masuk UGD?  

Dulu aku pernah takut dengan yang namanya sakit jantung.  Saking paranoid dengan penyakit itu, jika aku terasa sesak napas, aku langsung minta dibawa ke rumah sakit.  Aku ingat sekali dulu aku sering membuat orang tuaku panik Bloggers.  Aku mengeluh sesak nafas dan membutuhkan pertolongan supaya tidak jatuh pingsan.  Aku ingat, Almarhum ayahku harus mengantarkan aku ke rumah sakit tengah malam dengan motornya langsung ke instalasi gawat darurat.  Ternyata setelah diperiksa oleh dokter jaganya, si dokter dengan entengnya mengatakan bahwa aku ini sehat walafiat! Alias tidak apa-apa.  

Sang dokter mengatakan bahwa aku hanya terserang panik saja, sehingga gas yang ada dilambung naik ke atas yang menyebabkan sesak nafas.  Aku ingat sekali dokter itu bilang bahwa gas itu bisa ditimbulkan karena stress.  Aku ingat sekali Bloggers, dokternya bertanya padaku apa yang menyebabkan aku stress.  Aku dengan polos mengatakan, "saya takut sekali terkena serangan jantung, dokter" heheheh..Bloggers tahu tidak apa jawaban sang dokter yang menjadi "aha"momenku? Dia bilang, "Kalau Anda takut mati, nanti bisa mati beneran lho" katanya sambil senyum-senyum.  Waaa..dari situ aku legaaa sekali.  Hingga saat ini, aku tidak pernah sesak nafas lagi Bloggers hehehe..

Nah, ternyata memang rasa takut pada kematian itu sepertinya memang ada masa-masanya Bloggers.  Mamaku juga pernah mengalami perasaan yang sama ketika usianya sekitar usiaku saat itu.  Tapi ngomong-ngomong soal takut kematian, yang harus di ambil intinya adalah kematian itu sendiri.  Mengapa kita takut kematian? Kematian itu jugalah yang membuat aku seperti saat ini.

Sejak meninggalnya ayah tercinta, aku seperti disadarkan bahwa sudah sewajarnya kita takut mati, karena kita sadar bahwa kita ini memiliki banyak dosa-dosa.  Tapi, seharusnya ketakutan itu bukan menjadikan diri kita stress bahkan paranoid segala. Justru ini adalah peringatan buat kita yang masih hidup, untuk menjadikan diri kita semakin giat beribadah dan melakukan banyak amal saleh.  Dengan mengingat bahwa di dunia ini kita tidak hidup lama, maka kita harus senantiasa bertaubat, menghapus dosa-dosa kita dengan ibadah itu.  Dan selalu bersyukur dengan menjaga kesehatan kita.  

So..Yuk jaga kesehatan kita, lakukan ibadah dan marilah banyak-banyak menabung amal soleh selama kita masih diberi kesehatan yang baik.  InsyaAllah..

CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE

If a child lives with criticism,
He learns to condemn.

If a child lives with hostility,
He learns to fight.

If a child lives with ridicule,
He learns to be shy.

If a child lives with shame
He learns to feel guilty.

If a child lives with tolerance,
He learns to be patient.

If a child lives with praise,
He learns to appreciate.

If a child lives with encouragement,
He learns confidence.

If a child lives with fairness,
He learns justice.

If a child lives with security,
He learns to have faith.

If a child lives with approval,
He learns to like himself.

If a child lives with acceptance and friendship,
He learns to find love in the world.
~Dorothy Law Nolte Ph.D.

Smiling

 
Just smiling goes a long way toward making you feel better about life. And when you feel better about life, your life is better. With an optimistic, positive attitude toward life, the possibilities for your second prime are tremendous.
- Art Linkletter, who died May 26, 2010 at the age of 97, expressed these thoughts on smiling, positive attitude and a second prime when he was 94.